Sabtu, 20 Desember 2025

Tradisi Penyambutan Tamtama Remaja (Taja) Sebagai Bentuk Penerimaan Prajurit Baru di Lingkungan Lanal Gorontalo

 

 
Gorontalo, (15/12/25) – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, S.E., M.Tr.Opsla., memimpin langsung tradisi penyambutan Tamtama Remaja (Taja) sebagai bentuk penerimaan prajurit baru di lingkungan Lanal Gorontalo. Kegiatan tersebut turut dihadiri para Perwira Staf serta ibu Ketua Cabang 4 Daerah Kodaeral VIII Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, dengan rangkaian kegiatan dimulai dari Lapangan Taruna Kota Gorontalo hingga menuju Mako Lanal Gorontalo.
 


Pada kesempatan tersebut, Lanal Gorontalo secara resmi menerima 4 Tamtama Remaja (Taja). Tradisi penyambutan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kebanggaan, jiwa korsa, disiplin, serta semangat juang, sekaligus mengenalkan lingkungan satuan sebagai bekal awal pengabdian para prajurit muda dalam melaksanakan tugas di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Dalam sambutannya, Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, S.E., M.Tr.Opsla., menyampaikan ucapan selamat datang kepada para Tamtama Remaja dan menekankan agar momentum ini dijadikan sebagai awal pengabdian dengan menjunjung tinggi dedikasi, loyalitas, dan disiplin, serta terus membina fisik dan mental guna menjadi prajurit Jalasena yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi setiap tantangan penugasan. 


Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”

 

 Gorontalo, (19/12/25) – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, S.E., M.Tr.Opsla., yang diwakili PgS. Palaksa Lanal Gorontalo, memimpin upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mako Lanal Gorontalo dan dihadiri para Perwira Staf, prajurit, PNS Lanal Gorontalo serta siswa-siswi SMAN 4 Gorontalo Utara.


Dalam amanat Presiden RI yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara ke-77 menjadi momentum untuk meneguhkan tekad menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa. Tema tahun ini mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Indonesia tidak hanya berupa ancaman konvensional, tetapi juga perang siber, radikalisme, krisis energi, hingga disrupsi teknologi. Semangat bela negara diwujudkan melalui kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh rakyat Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang cepat dan penuh ketidakpastian.

Dalam momen ini, kita juga menyampaikan doa dan empati bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang sedang tertimpa bencana. Ketiga daerah ini memiliki sejarah penting dalam perjuangan Republik—dari Aceh sebagai “Daerah Modal”, semangat Medan Area di Sumatera Utara, hingga lahirnya PDRI di Bukittinggi, Sumatera Barat. Semangat dan keteguhan mereka menjadi fondasi persatuan bangsa. Peringatan Hari Bela Negara diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh masyarakat untuk berbuat nyata: membantu sesama, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan keluarga, serta berkontribusi sesuai peran masing-masing demi mewujudkan Indonesia yang tangguh dan maju.